|
Petunjuk Teknis |
|
|
|
Berita
|
6 Konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) |
|
Lain-lain
|
|
Friday, 20 January 2012 |
|
Sesuai arahan Presiden SBY pada saat kunjungan kerjanya ke Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di Desa Kayen, Pacitan, Jawa Timur (Jum’at, 13/1/12), bahwa Rumah Pangan Lestari (RPL) harus dikembangkan disemua Kabupaten dan Provinsi, secara nasional menjadi program untuk ketahanan pangan rumah tangga. Untuk itu Badan Litbang Pertanian telah mengawalinya dari model yang diciptakan oleh para peneliti, menjadi model yang cepat sekali diadopsi tidak lebih dari satu tahun. Konsep Rumah Pangan Lestari (RPL) sudah diadopsi oleh Provinsi dan Kabupaten, antara lain Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Tengah termasuk beberapa Kabupaten lainnya. Berdasar pada arahan Bapak Presiden RI tersebut, Kepala Badan Litbang, Dr. Ir. Haryono, MSc menghimbau agar mengembangkan 6 konsep dalam Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), yaitu: (1) Kemandirian pangan rumah tangga pada suatu kawasan, (2) Diversifikasi pangan yang berbasis sumber daya lokal, (3) Konservasi tanaman-tanaman pangan maupun pakan termasuk perkebunan, hortikultura untuk masa yang akan datang, (4) Kesejahteraan petani dan masyarakat yang memanfaatkan Kawasan Rumah Pangan Lestari, (5) Pemanfaatan kebun bibit desa agar menjamin kebutuhan masyarakat akan bibit terpenuhi, baik bibit tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, termasuk ternak, unggas, ikan dan lainnya, (6) Antisipasi dampak perubahan iklim. |
|
Berita lengkap ...
|
|
|
KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI PACITAN |
|
Lain-lain
|
|
Monday, 16 January 2012 |
|
Sejalan dengan laju peningkatan jumlah penduduk, pemenuhan kebutuhan akan pangan merupakan hal prioritas. Untuk mencapai ketahanan pangan, produksi suatu daerah dipacu agar mencapai swasembada terhadap komoditas beras, jagung, gula, kedelai, dan daging. Hal ini perlu kerja keras dan inovasi yang berkelanjutan dalam mengoptimalkan produksi pangan lokal, mengingat berbagai tantangan seperti cuaca ekstrem, konversi lahan dan krisis pangan lokal.
Kabupaten Pacitan merupakan kabupaten yang memiliki tingkat ketahanan pangan yang baik. Dalam upaya peningkatan produksi tanaman pangan, Pacitan melakukan optimalsasi lahan dengan penggunaan teknik tanam terpadu bibit unggul untuk mengatasi topografi daerah yang 80% terdiri dari pegunungan dan bukit. Pemerintah terus mendorong peningkatan produksi pada tahun 2011 dengan cara memberikan bantuan langsung bibit unggul, pupuk, pestisida, pendampingan langsung serta didukung bantuan alsintan (alat dan mesin pertanian) berupa 12 unit traktor dan 12 unit pampa air untuk mengairi sawah tadah hujan di Pacitan yang luasnya mencapai 6.707 Ha atau 50,53% dari total luas sawah. Pembangunan infrastruktur pun terus digalakkan terutama dalam melanjutkan jalur-jalur irigasi bagi sawah yang masih tadah hujan. Sejalan dengan bantuan langsung, dalam rangka memperkuat ketahanan pangan tingkat desa, pemerintah membentuk Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang bertujuan memacu kemandirian desa dalam memproduksi berbagai produk pangan dengan memanfaatkan secara efektif lahan desa hingga pekarangan rumah. Program ini dimulai dengan penyedian bibit tanaman dan ternak melalui BPTP, pemberian penyuluhan, transferteknologi melalui SL-PTT (Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu). Disamping itu kantor desa difungsikan sebagai Klinik Agribisnis, Koperasi Wanita Tani dan Kios Saprodi untuk memenuhi kebutuhan pupuk dan pestisida dengan harga subsidi, penyediaan permodalan petani baik melalui PUAP, KUPS dan KUR serta berfungsi sebagai agen pemasaran produk. Dengan program ini desa menjadi sentra produksi, pengalohan hasil serta pemasaran komoditas pangan terpadu dalam satu atap. |
|
Berita lengkap ...
|
|
|
PRESIDEN SBY: “Kembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari” |
|
Info Aktual
|
|
Sunday, 15 January 2012 |
 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengapresiasi upaya pengembangan program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) seperti dilakukan masyarakat Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, dan berharap upaya tersebut dapat meningkatkan ketahanan pangan nasional. Program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) diharapkan mampu menopang kebutuhan pangan warga saat harga di pasaran melonjak. Untuk itu, ragam tanaman pun diprioritaskan pada jenis yang sehari-hari dibutuhkan. Ini termasuk buah-buahan yang banyak dikonsumsi masyarakat. "Kalau itu sudah berkembang silakan ditambahkan dengan yang lain," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat bertatap muka dengan masyarakat di lokasi KRPL, Desa Kayen, Kecamatan Pacitan, Jumat (13/1/2012) siang. Presiden menghimbau masyarakat Indonesia membangun Rumah Pangan Lestari, baik di tingkat keluarga, ditingkat desa, ditingkat kecamatan, dan kota, sehingga kebutuhan pangan sehari-hari dapat tercukupi. Dengan mimiliki rumah pangan, maka warga tidak perlu panik apabila harga di pasaran tidak stabil.
|
|
Berita lengkap ...
|
|
|
ANAK-ANAK SEJAK DINI MENGENAL PERTANIAN |
|
Lain-lain
|
|
Tuesday, 22 November 2011 |
|
Pada acara puncak kegiatan Pekan Pertanian Spesifik Lokasi (PPSL) tanggal 21 November 2011, yang dilaksanakan di Kampus Penelitian Badan Litbang Pertanian Cimanggu Bogor. Anak-anak selaku generasi penerus bangsa ikut sibuk dan banyak bertanya tentang tanaman berupa pertanyaan-pertanyaan seperti : apa, untuk apa, bagaimana dan kapan tanaman-tanaman tersebut bisa dimanfaatkan, baik tanaman-tanaman yang berada pada petak tanaman alternatif, di lokasi contoh Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (M-KRPL), maupun inovasi pertanian yang ada di stand pameran PPSL.
|
|
Berita lengkap ...
|
|
|
Mentan Launching M-KPRL pada PPSL 2011 |
|
Info Aktual
|
|
Wednesday, 30 November 2011 |
 Pada acara puncak Pekan Pertanian Spesifik Lokasi (PPSL) 2011 (21/11), Menteri Pertanian Dr. Ir. H. Suswono, MMA melaunching gerakan nasional pengembangan Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (M-KPRL). Pengembangan M-KRPL dipandang sangat strategis saat ini sebagai upaya untuk mempertahankan ketahanan pangan nasional dengan meningkatkan kemampuan keluarga dan masyarakat dalam pemanfaatan lahan pekarangan secara berkelanjutan. Acara launching M-KRPL bertempat di lahan Auditorium Ir. Sumintawikarta ini ditandai dengan pelepasan balon udara dan burung merpati. Acara dilanjutkan dengan pencanangan Tanam Koleksi Pangan Alternatif yang ditandai dengan penanaman aneka variaetas unggul ubi jalar. Belajar dari pengalaman pengembangan M-KRPL yang dirintis pertama kali di Desa Kayen-Pacitan pada awal tahun 2011 yang ternyata mendapat respon positif dan berkembang luas di masyarakat, Suswono menginstruksikan kepada Badan Litbang Pertanian melalui seluruh BPTP yang tersebar di 32 provinsi untuk mengembangkan M-KRPL sehingga dapat secepatnya direplikasi oleh pemerintah daerah. Untuk tahun 2011 ini di setiap propinsi telah diprogramkan pengembangan antara 1-2 unit M-KRPL, yang selanjutnya akan diperluas pada tahun 2012.
|
|
Berita lengkap ...
|
|
|
PPSL 2011 Wahana Percepatan Transfer Inovasi Spesifik Lokasi |
|
Info Aktual
|
|
Wednesday, 30 November 2011 |
 Untuk pertama kalinya Badan Litbang Pertanian mengadakan Pekan Pertanian Spesifik Lokasi (PPSL) 2011. Kegiatan yang dipusatkan di Kampus Penelitian Pertanian Cimanggu ini mengangkat tema ‘Percepatan Transfer Inovasi Teknologi Pertanian Spesifik Lokasi untuk Pemberdayaan Petani Mendukung Ketahanan Pangan Nasional’ ini dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Rusman Heriawan, Kamis (17/11) Dalam sambutannya, Wamentan mengatakan bahwa inovasi teknologi pertanian sangat diperlukan untuk peningkatan produktivitas dan produksi komoditas pertanian oleh karenanya ia berharap agar acara ini bisa menjadi ajang bagi para pelaku di sektor pertanian untuk menyerap berbagai informasi teknologi pertanian untuk diimplementasikan di lapangan. |
|
Berita lengkap ...
|
|
| | << Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
| | Results 1 - 7 of 210 |
|
|
|
Jumlah Pengunjung |
 | Today | 504 |  | Yesterday | 1137 |  | This week | 6218 |  | This month | 34797 |  | All | 684271 |
|
|